Tampilkan postingan dengan label seks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seks. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Maret 2014

“Bernikah secara batin dan perlu melakukan hubungan seks selama 100 hari” Syarat Untuk Pesakit



SEREMBAN – Bernikah secara batin dan perlu melakukan hubungan seks selama 100 hari. Itulah syarat ditetapkan seorang bomoh terhadap pesakit wanitanya bagi mengubat penyakit dihadapi.
Bomoh berusia 48 tahun mengenakan caj RM200 terhadap pesakit dan dipercayai melakukan pukau sebelum menjalankan upacara pernikahan.


Dengan memegang sebuah kitab suci al-Quran, bomoh berkenaan akan memegang tangan pesakit dan mengucap akad ‘Aku nikahkan dikau dengan aku berserta fidyah’.
Bagaimanapun, tindakan bomoh warga tempatan itu terbongkar apabila dicekup Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Negeri Sembilan (JHEAINS) di rumah pesakitnya di Kampung LB Johnson, dekat sini, semalam.
Dalam kejadian kira-kira jam 12.30 tengah hari itu, bomoh terbabit ditahan sebaik saja selesai bernikah batin dengan seorang wanita berusia 24 tahun yang mengalami masalah kesihatan.
Serbuan diketuai Ketua Unit Operasi Bahagian Penguatkuasaan JHEAINS, Ahmad Zaki Hamzah bersama 15 anggotanya tinjauan risikan dan maklumat orang awam.
Ketua Penolong Pengarah Bahagian Penguatkuasaan JHEAINS, Ahmad Husaini Mustafa berkata, ketika serbuan, bomoh bersama pasangannya itu berada dalam bilik hanya memakai pakaian dalam dipercayai mahu melakukan hubungan seks, selepas upacara nikah batin selesai.
“Upacara nikah batin dilakukan bomoh berkenaan tanpa saksi. Dia hanya menggunakan kitab suci al-Quran dan diikuti bacaan mantera.
“Pesakit dikenakan bayaran untuk setiap upacara nikah batin. Selain membaca akad dan mantera, pesakit perlu melakukan hubungan seks bersama bomoh itu selama 100 hari sebagai syarat untuk menyembuhkan penyakit,” katanya.
Menurutnya, bomoh berkenaan sudah mempunyai isteri dipercayai datang dari Kuala Lumpur dan berasal dari negara jiran, namun mendapat kerakyatan di negara ini.
“Dia datang ke rumah wanita yang tinggal bersendirian itu kononnya mahu mengubati penyakitnya,” katanya pada sidang media Ibu Pejabat Bahagian Penguatkuasaan JHEAINS, semalam.
Ahmad Husaini berkata, bomoh yang tidak mempunyai pekerjaan itu dipercayai sudah lama bergiat aktif dalam kegiatan tidak bermoral itu.
“Dia cuba mengaburi mangsa dengan mendakwa mampu menyembuh penyakit dan dipercayai menggunakan ilmu pukau supaya mangsa berada dalam keadaan tidak sedar ketika upacara itu dilakukan,” katanya.
Beliau berkata, bomoh tersebut kini ditahan dan akan didakwa di Mahkamah Tinggi Syariah, di sini, hari ini.
“Dia akan didakwa mengikut Seksyen 49 Enakmen Jenayah Syariah Negeri Sembilan kerana mencela agama Islam, Seksyen 50 enakmen yang sama kerana menggunakan ayat al-Quran secara salah dan Seksyen 77 kerana memikat dan melarikan gadis untuk tujuan seks,” katanya.
Menurutnya, JHEAINS percaya terdapat beberapa individu lain yang terlibat dan sedang mengenal pasti mangsa yang pernah dinikahinya sebelum ini, termasuk di negeri-negeri lain. – SinarHarian
Read More..

Senin, 10 Maret 2014

Tujuh Mitos Seks Paling Konyol yang Perlu Anda Ketahui

 
SEMENJAK muda, ada banyak hal yang kerap dibicarakan orang perihal seks. Ada yang kita dengar dari teman atau kita lihat dari media. Seks adalah topik yang tidak pernah ada akhirnya untuk dibicarakan.

Namun, informasi palsu tentang seks juga ada di mana-mana sekarang. Jika Anda memiliki keraguan dan mempertanyakan mana yang benar, berikut beberapa mitos beserta fakta tentang seks yang kerap kita dengar.

1. Ukuran, lebih besar lebih baik

Apakah Anda merasa intensitas kepuasan Anda bergantung pada ukuran organnya? Salah. Hanya sekitar 4 sentimeter atau seperempat saluran vagina mengandung syaraf sensorik untuk rasa gairah dan orgasme. Jadi, mengapa buang waktu mencoba untuk merangsang dua pertiga internal saluran vagina? Fokuskan perhatian Anda pada hal-hal yang lebih penting.

2. Afrodisiak alami bisa menambah libido

Makanan afrodisiak seperti tiram dan stroberi bisa menambah gairah Anda? Nyatanya itu hanyalah efek plasebo. Misalkan saja, jika Anda percaya tiram dan cokelat bisa merangsang secara seksual, Anda akan sangat mungkin menjadi terangsang setelah mengonsumsinya mereka. Afrodisiak tidak memiliki pengaruh yang dapat dibuktikan terhadap libido.

3. Pria lebih sering berpikir seks daripada perempuan

Perempuan juga memikirkan seks seperti pria. Ketika Anda berusia 18 tahun dengan hormon yang bergejolak, ada kemungkinan Anda mungkin akan tidur, makan, dan bermimpi tentang seks. Setelah usia tertentu, dorongan seksual laki-laki dan perempuan memang akan menurun. Ini juga tidak berarti bahwa hanya pria yang lebih berani untuk seks, perempuan juga.

4. Perempuan tidak suka pornografi

Tidak semua perempuan itu melankolis ingin kelopak mawar di tempat tidur mereka. Dan tidak semua perempuan ingin bercinta dengan kelembutan. Dan yang lebih seru, perempuan nyatanya menikmati pornografi dan memiliki fantasi seks juga.

5. Anda tidak akan hamil jika berhubungan seks saat menstruasi

Salah! Nyatanya sperma dapat tetap hidup dalam diri Anda selama beberapa hari, terutama jika Anda memiliki siklus pendek.

6. Perempuan harus mengalami orgasme, jika tidak, ia tidak normal

Ini benar-benar mitos. Beberapa perempuan sebenarnya mengalami orgasme dan tidak tahu tentang hal itu. Pada beberapa perempuan, otot panggul memang tidak berkontraksi banyak. Jadi, jika merasa belum maraih orgasme, jangan panik. Anda masih sangat normal.

7. Setiap wanita memiliki G-spot

Ya, memang benar setiap perempuan memiliki G-spot, tapi tidak setiap G spot adalah zona sensitif seksual. Jadi jika Anda tengah berusaha mencari G spot, jangan membuang-buang waktu. Fokus saja pada zona erotis lainnya.

sumber



Orignal From: Tujuh Mitos Seks Paling Konyol yang Perlu Anda Ketahui

Read More..

Jumat, 27 Desember 2013

Penjenayah Seks yang akan di suntik mati akan menderma organ tubuhnya

12 Nov 2013

 
gambar hiasan
Ohio, - Seorang penjenayah seks kanak-kanak dan pembunuh di Amerika Syarikat sedang menanti eksekusi mati. Lelaki itu,  Ronald Phillips telah meminta agar organ-organ tubuhnya disumbangkan setelah dia dihukum mati.

Dalam surat yang dikirimkan peguam Phillips ke pihak berkuasa penjara Ohio disebutkan, fedofil tersebut ingin menyumbangkan organ-organnya untuk ibunya dan saudara perempuannya yang sakit. Dia juga ingin memberikan organ-organnya untuk orang lain.

Dalam surat itu disebutkan, Phillips mengharapkan ramai orang akan mendapatkan manfaat dari kematiannya. Dia akan menjalankan hukuman mati minggu ini. Demikian seperti dilaporkan News.com.au, Selasa (12/11/2013).

Ibu Phillips ketika ini harus terus melakukan cuci darah sementara saudara perempuan Phillips memiliki masalah jantung.

Lelaki berumur 40 tahun itu dijadualkan disuntik mati pada Rabu, 13 November waktu setempat. Phillips dihukum mati atas pemerkosaan dan pembunuhan anak perempuan kekasihnya, Sheila Marie Evan pada tahun 1993. Phillips terbukti telah beberapa kali memperkosa kanak-kanak berumur tiga tahun itu.

Di hari kematian kanak-kanak itu, Phillips memukul  kepala, wajah dan perut  kanak-kanak malang itu sebelum menghempas tubuhnya ke tembok. Dia lalu menyeret mangsa  dengan menarik rambutnya dan memperkosanya.

sumber:detikNews
Read More..

Selasa, 26 November 2013

Penyakit Kecanduan Cinta Hanya Ingin Cinta Bukan Seks

Penyakit kecanduan seks memang ada, tapi adakah penyakit kecanduan cinta? Ternyata ada juga. Seorang wanita di Amerika mengaku punya obsesi cinta yang sangat besar pada seorang pria, tapi tidak tertarik dengan seks sama sekali. Pakar seks pun mengatakan, gejala itu adalah penyakit kecanduan cinta.

Layaknya sebuah morfin yang membuat otak kecanduan, perasaan cinta pun ternyata bisa membuat seseorang jadi pecandu cinta. Rasa candu sendiri berasal dari pengeluaran hormon dopamin, yaitu hormon yang membuat sensasi enak, nyaman, tenang dan senang.

Sama dengan penggunaan morfin, obat-obatan atau nikotin rokok yang bisa memicu pengeluaran hormon dopamin dari otak, perasaan cinta pun bisa membuat otak memerlukan hormon dopamin itu terus menerus.

Dr Drew, seorang pakar seks dan anggota dari Sex Rehab mengatakan bahwa penyakit kecanduan seks dan kecanduan cinta adalah dua penyakit yang berbeda. "Seorang pecandu cinta tidak menginginkan seks sama sekali, ia hanya ingin mencintai dan dicintai. Tapi kadar cinta itu terlalu besar, hingga akhirnya ia terobsesi dengan cinta itu," jelas Drew seperti dikutip dari Jezebel, Rabu (25/11/2009).

Ketimbang seks, pecandu cinta lebih tertarik dengan ciuman, pelukan atau perhatian yang dianggapnya sebagai bentuk kasih sayang dan cinta. "Pecandu cinta menginginkan hal itu secara konstan dan terus menerus. Ia tidak bisa mengontrol pikirannya selain dari pikiran mencintai seseorang," ujar Drew.

Amber (38 tahun) adalah contoh seorang pecandu cinta. Dalam acara Oprah Show, ia menceritakan bagaimana perjalanannya menjadi seorang pecandu cinta. "Saya bertemu dengan seorang pria ketika umur saya 19 tahun. Sejak itu, saya sangat terobsesi dengannya selama 12 tahun. Tapi kita tidak memiliki komitmen apa-apa," ujar Amber.

"Saya terobsesi dengannya. Saya tidak bisa berhenti menelepon, mengirim email, SMS, MySpace untuk mengetahui keadaannya dan memberitahu bahwa saya sangat mencintainya. Yang ada di otak saya hanya pria itu, saya tidak bisa mengontrolnya. Saya ingin mencintai dan dicintainya setiap saat," tutur Amber.

Dr Drew mengatakan bahwa kondisi yang dialami Amber sudah tergolong ke dalam penyakit kecanduan, yaitu kecanduan cinta. Wanita yang diperlakukan semena-mena atau yang mengalami trauma terhadap pria sewaktu kecilnya berisiko menjadi seorang pecandu cinta.

"Menurut teori psikologi, jika seseorang pernah punya pengalaman mengerikan, diteror atau trauma pada waktu kecil, maka ketika dewasa kelak, ia akan cenderung tertarik pada orang dengan tipe serupa yang membuatnya trauma di waktu kecilnya dulu," jelas Drew.

Sementara itu, setelah 12 tahun terobsesi untuk mencintai seorang pria, Amber gagal mendapatkan pria itu. Terakhir,

Amber terobsesi lagi pada seorang pria selama 3 tahun belakangan ini. "Tapi ketika dia pergi meninggalkan saya 2 bulan lalu, rasanya saya ingin mati saja," ujar Amber.

"Saya tidak ingin menyakitinya. Saya juga tidak ingin bercinta dengannya. Saya hanya ingin bersamanya dan mendapatkan cinta sepanjang waktu," ujar Amber
Read More..