Tampilkan postingan dengan label balik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label balik. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Desember 2013

Fakta Mengejutkan di Balik Orang orang Narsis

 Orang-orang yang memiliki kepercayaan diri berlebih, perilaku sombong dan suka berlaga-lagaan secara mengejutkan ternyata memiliki rahasia mengejutkan pula. Apa itu?

Menurut hasil studi terbaru, orang-orang narsis memiliki perilaku tersebut demi menyembunyikan perasaan inferioritas mendalam serta kurangnya harga diri. Tim peneliti di University of Southern Mississipi melakukan studi pada 71 wanita untuk menentukan tingkat narsisme dan harga diri mereka.

Kemudian, partisipan dihubungkan mesin deteksi kebohongan dan diberi kuesioner evaluasi psikologi kedua. Diantara kelompok yang memiliki nilai skala narsisme rendah, wanita-wanita ini tak menunjukkan perbedaan jawaban saat mesin deteksi kebohongan dinyalakan atau dimatikan.

Berbeda, kelompok dengan nilai skala narsisme tinggi, saat mesin deteksi kebohongan dimatikan, mereka mengklaim menjadi percaya diri dan mencintai diri mereka sendiri. Namun saat mereka diberitahu sedang diawasi, tingkat kejujuran dan harga dirinya turun drastis.

“Hal ini menunjukkan, orang yang memiliki tingkat narsisme tinggi cenderung meninggi-ninggikan harga dirinya. Dalam kata lain, orang narsis tak yakin bahwa mereka sekeren klaim mereka sendiri,” ungkap psikolog Erin Myers seperti dikutip Dailymail.
Read More..

Jumat, 29 November 2013

Cerita di Balik Simbol simbol Teknologi

Apakah kalian pernah berpikir kenapa simbol on/off harus disimbolkan dengan lingkaran dan sebuah garis vertikal di tengahnya? Atau kenapa simbol bluetooth seperti sebuah kacamata vertikal? Simak artikel berikut ini.

1. Tombol power on/off

Simbol ini asal mulanya digunakan pertama kali pada perang dunia 2 sebagai sandi untuk saklar. Garis vertikal melambangkan angka "1" yang artinya hidup atau on, dan lingkaran melambangkan angka "0" yang artinya mati atau off. Sementara lingkaran yang tidak sempurna melambangkan kondisi standby.

2. Tombol Bluetooth

Tombol yang satu ini sudah tidak asing lagi buat yang hobi hobi transfer data dari satu perangkat ke perangkat lain. Gara-gara suka buah blueberry, raja Denmark ke-10, Harald Blatand mewarnai salah satu giginya dengan warna biru. Dan gara-gara bluetooth receptor pertama bentuknya mirip dengan gigi sang raja, dipakailah sandi yang biasa melambangkan raja Harald sebagai simbolnya.

3. Play

Belum ada kisah yang pasti dan jelas kenapa segitiga dipake buat melambangkan tombol play. Yang pasti, segitiga dianggap jadi simbol penunjuk arah yang paling gampang terbaca. Posisinya yang mengarah ke kanan mengingatkan kita pada arah jalan pita rekam pada kaset.

4. USB

Kesaktian tongkat Neptunus menginspirasi simbol USB sebagai konektor yang bisa menghubungkan koneksi apapun. Tiga ujung tongkatnya yang terbentuk dari tiga bidang, kotak, segitiga, dan lingkaran jadi penegas kalau USB adalah konektor yang serba bisa.

5. AT

Saat belum ada mesin cetak, pendeta harus menulis tangan tiap naskah yang diterbitkan. Daripada repot menulis kata "at", mereka pun bikin simbil "t" yang melilit "a". Maka jadilah simbol ini.

Sumber : kaskus.us
Read More..